VIDEO - masih-berharap.blogspot.com -
Film dokumenter tentang pria penghibur atau gigolo di Pantai Kuta, Bali, hingga Ahad (25/4), terus menuai protes dari warga dan tokoh masyarakat Kuta. Menurut mereka, film berjudul Cowboys Paradise ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan meski fenomena gigolo diakui ada di Kuta. Selain itu, film yang disutradarai Amit Virmani ini juga dianggap menyimpang karena menyebut KutaLihat Sumbernya
Film dokumenter tentang pria penghibur atau gigolo di Pantai Kuta, Bali, hingga Ahad (25/4), terus menuai protes dari warga dan tokoh masyarakat Kuta. Menurut mereka, film berjudul Cowboys Paradise ini dinilai tak menyampaikan fakta sebenarnya di lapangan
Film Gigolo Bali yg disutradarai oleh Amit Virmani memang banyak menuai protes dari para kalangan. Hal ini tak lain karena dalam Film Cowboys In Paradise menyebutkan bahwa Bali Adalah surga wisata Seks bagi turis asing
Film Gigolo Bali yg disutradarai oleh Amit Virmani memang banyak menuai protes dari para kalangan. Hal ini tak lain karena dalam Film Cowboys In Paradise menyebutkan bahwa Bali Adalah surga wisata Seks bagi turis asing
Film dokumenter yang disutradarai pembuat film asal India dan mengisahkan soal dunia prostitusi di Pantai Kuta, COWBOYS IN PARADISE, menuai pro dan kontra masyarakat. Masyarakat Bali sendiri kebanyakan keberatan dengan adanya film tersebut.
Desa adat Kuta yang juga pengelola kawasan wisata Pantai Kuta mengaku teledor sehingga film dokumenter bertajuk Cowboys in Paradise garapan Amit Virmani yang justru menggambarkan sisi negatif Bali muncul di dunia internasional. Pihak Desa Adat Kuta selama